Ketika kalian mencintai
seseorang dan kalian tidak bisa mendapatkanya apa yang kalian rasakan? Kasih
tak sampai hanyalah sebuah pengandaian umum untuk semua masalah cinta yang tak
bersatu.
Ketika kalian juga suka terhadap seseorang dan ternyata
dia sudah punya pacar atau bahkan sudah mempunyai suami/istri apa yang akan
kalian lakukan?
Perasaan kasih tak
sampai mungkin sangatlah menyakitkan, rasa sakit yang lebih sakit dari tertusuk
1000 pisau yang menancap didada kalian
atau mati beku disebuah lembah yang sangatlah dingin?
Jika kita boleh bertanya
kepada tuhan kenapa dia memberikan cinta yang seperti ini? Kenapa disaat kita
mencintai kita tak dapat memiliki? Atau saat kita sudah nyaman dan merasa
bahagia dengan pasangan kita hubungan itu harus diakhiri? Ditambah yang menjadi
penyebab kalian berpisah adalah bukan dari kalian sendiri, tetapi dari faktor
orang tua yang tak setuju dengan hubungan kalian.
Kasih tak sampai seperti inilah yang akan
terasa sangat menyakitkan bila akhirnya tak bertahan dan harus berakhir.
Bayangkan Dimana kita
sudah menjalin hubungan yang lama dengan pasangan kita, sudah terlanjur sayang,
sudah terlanjur cinta bahkan rela mati demi pasangan kalian tetapi akhirnya ada
hadangan pertentangan dengan orang tua.
Kisah cinta
seperti ini sudah terjadi sejak lama,
dari jaman dahulu sampai yang paling modern saat ini. Seperti kisah siti
nurbaya yang ditentang karena dia mau dijodohkan dengan orang yang lebih kaya
atau kisah yang sudah sangat terkenal romeo and Juliet yang rela mati bersama
dengan sebotol parfum racun demi cinta sejati mereka.
Jika kalian diberi
kesempatan yang seperti itu, merasakan cinta yang sudah erat tetapi ternyata
tidak disetujui oleh orang tua apa yang akan kalian lakukan?
Mungkinkah kalian memilih untuk berpisah?
Atau kalian akan bertahan dan perjuangkan cinta itu?
Saat kita harus
perjuangkan mungkin banyak orang yang akan bilang kita adalah anak yang durhaka
atau anak yang tidak patuh. Tapi apakah karena alasan itu kita harus kalah dan
harus rela melepaskan cinta itu? Dalam penelitian terakhir juga diperoleh 2
dari 3 wanita saat ini memilih untuk mengakhiri hubunganya dan mereka beralasan
“seperti tidak ada laki-laki lain saja”.
Dari kata-kata tersebut sebenernya kita sudah tahu bahwa 2 dari wanita itu
tidak benar-benar mencintai pasanganya karena dengan mudah untuk mencari
penggantinya.
Cinta sejati bukanlah
cinta yang biasa, cinta sejati juga bukan cinta yang tidak mempunyai rintangan,
tetapi cinta sejati adalah yang harus diperjuangkan walaupun ditentang kedua orang tua. Yang perlu kita lakukan hanya
menyakinkan mereka dan membuka pikiran mereka bahwa pilihan kita adalah yang
terbaik, dan yang akan menjalani tentunya juga kita sendiri.
Melawan orang tua
apakah itu salah dari cinta??
Tentu tidak, “cinta tak
pernah salah, yang salah hanya waktu dan keadaan” waktu kapan itu terjadi dan
keadaan seperti kenapa orang tua kita tak setuju.
Buat para orang tua
janganlah berfikir terlalu kolot atau kuno, anak kalian hidup bukan dijaman
kalian yang harus dijodohkan atau dicarikan pasangan, tapi mereka hidup dijaman
penuh dengan kebebasab untuk mencari cinta sejati.
Jadi sudah tak ada lagi
kata melarang bahkan menjodohkan yang beralaskan kekayaan, karena bahagia bukan
semata-mata karena uang namun bahagia itu karena adanya cinta.
Thank you, your article is very good
ReplyDeleteviagra asli
cialis asli
viagra jakarta
viagra asli jakarta
toko viagra jakarta
jual viagra jakarta
agen viagra jakarta
toko viagra asli
jual viagra asli
jual viagra
toko viagra
agen viagra
cialis jakarta
cialis asli jakarta
titan gel asli
titan gel jakarta
titan gel asli jakarta
viagra cod jakarta
obat viagra jakarta
obat viagra asli
viagra usa
viagra original
obat viagra
obat kuat viagra
jual cialis
toko cialis
obat cialis
obat cialis asli
obat kuat cialis
obat cialis jakarta
toko cialis jakarta
jual cialis jakarta
agen cialis jakarta
toko titan gel
jual titan gel
vitamale asli
permen soloco asli
maxman asli
vimax asli
viagra
titan gel
hammer of thor
hammer of thor asli
hammer of thor jakarta
hammer of thor asli jakarta