terima kasih sudah singgah.. jangan lupa isi buku tamu disebelah kanan pojok atas ya..

Ketajaman Pedang Umar bin Khattab AlFaruq



yang pernah baca kisah miyamoto mushashi mungkin ingat ada bagian cerita dimana seorang jago pedang mengrimkan potongan rangkaian bunga kepada penantangnya, maksudnya supaya yang menantang bisa menilai betapa tajam kualitas pedang dan kematangan tekniknya dalam memotong tangkai bunga. tapi hanya mushasi saja yang memahaminya, karena dia juga ahli pedang.

yang baca cerita silat cina juga ada kisah serupa, ketika salah seorang jago pedang dari jepang menyambangi cina, dia memberikan ranting yang dipotong dengan pedangnya sebagai bahan uji kepada calon lawannya, sekali lagi yang mengerti ilmu pedang yang bisa memahaminya.

Jauh hari sbelumnya, kira-kira 1400 tahun yang lalu, kejadian serupa terjadi diantara para sahabat Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan bahwa Amru bin Ash yang menjadi gubernur mesir hendak menggusur rumah salah seorang penduduk miskin di sebuah lokasi yang hendak dijadikan masjid besar. Penduduk miskin ini adalah seorang beragama yahudi yang telah menghabiskan sebagian besar waktunya berusaha dan mengumpulkan harta sehingga bisa memiliki rumah mungil tersebut. Tentu saja rencana penggusuran ini (meskipun ada ganti ruginya) sangat menyinggung rasa keadilan orang ini.

Dengan sisa-sisa kekuatan dan keyakinan yang ada pada dirinya, orang miskin ini menuju madinah untuk menuntut keadilan kepada Khalifah saat itu, Umar bin Khattab Al-Faruq. Singkat cerita, setelah mendengar dan memahmi maksud pengaduan orang yahudi ini, Umar meminta yang bersangkutan untuk mencari sepotong tulang unta.

Antara percaya dan tidak percaya, orang ini terpaksa juga mencari sepotong tulang dan menyerahkannya kepada Umar, Umar mencabut pedangnya dan menggores tulang tersebut dengan ujung pedangnya, lalu tulang diserahkan kepada si orang miskin dan minta diserahkan kembali kepada Gubernur Mesir kala itu, Amru bin Ash.

Sekali lagi, dengan rasa tidak yakin, si orang miskin ini kembali ke mesir dan menyerahkan titipan Khalifah kepada sang Gubernur, sepotong tulang untang yang tergores lurus oleh sebilah pedang. Kontan saja Amru bin Ash gemetaran dan keringat dinginnya bercucuran.


Si penuntut keadilan tadi bertanya " Kenapa anda menjadi begitu takut dan gemetar karena sepotang tulang ini?" Amru bin Ash lebih kurang menjawab " ini adalah pesan dari kahlifah supaya saya bertindak adil dan tidak mengabaikan sedikitpun rasa keadilan yang ada dalam setiap pribadi masyarakat saya, kalo tidak, artinya saya akan ditindak sebagaimana beliau menggoreskan tulang ini, begitu pula saya harus siap menerima konsekuensinya."

Boleh jadi, pesan Umar kepada Amr juga memiliki muatan ilmu pedang yang luar biasa, hanya ahli pedang saja yang bisa melakukan dan memahaminya. Mungkin saja gelar Al-Faruq tidak hanya bermakna pembeda antara yang Haq dan yang bathil, tapi juga merupakan pujian atas kehebatan ilmu pedangnya.


Pantas saja pasukan Islam dan para shahabat nabi adalah orang yang perkasa. Sampai sampai ada yang diberi gelar Saifullah (Pedang Allah) seperti Khalid bin Walid, bahkan Sahabat Ali bin Abi Thalib juga mendapat hadiah pedan Zulfaqar dari Allah SWT.

2 komentar:

  1. Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja, dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA, awalnya saya ragu, tapi setelah saya lihat pembuktian video AKI ZYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar terbukti dan 2Miliar yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah/Pesugihan Putih AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pejabat, Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia,jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet »»>INFO KLIK DISINI<«« Wassalam






    RITUAL DUNIA GHAIB

    RITUAL TEMBUS TOGEL/LOTREY

    BUAYER MUSTIKA

    PAKAR MUSTIKA

    BalasHapus